Monthly Archives: Mei 2013

PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Mantang Raih Keuntungan

Wakil Bupati Bintan Menyerakan Tong Sampah Kepada Kepala Desa Secara Simbolis

Wakil Bupati : Wakil Bupati Bintan Menyerakan Tong Sampah Kepada Kepala Desa Secara Simbolis

 

BINTAN- PNPM Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) Kecamatan Mantang menggelar kegiatan Sosial Berupa senam sehat, pemerisaan, pengobatan gratis, penyerahan sarung kepada lansia, penyerahan Tong Sampah, penyerhan bibit tanaman serta pembagian Hadiah dorpres yang dilaksanakan di halaman kantor camat mantang, di anggarkan dari sisa hasil usaha unit pengelola kegiatan (UPK), ekonomi micro dan simpan pinjam bergulir Khusus Perempuan Jum’at (3/5).

Kegiatan Sosial ini di hadiri Camat Mantang Ketua TP.PKK Kabupaten Bintan, Kabag Humas Bintan, Perwakilan Dinas Kesehatan Bintan dan perwakilan BPMKB Bintan serta Mayarakat Mantang.

Menutur Ketua Pelaksanaan dalam laporannya Sablan menjelaskan, pelaksanakan kegitan ini dengan temah “ Melalui dana sosial PNPM mandiri Perdesaan kecamatan mantang kita lakukan senam sehat, pemerisaan dan pengobatan gratis dan penyerahan sarung kepada lansia “.

ada pun tujuan dilaksanakannya Kegiatan ini untuk mengsosialisasikan PNPM mandiri perdesaan Melalui Dana sosial UPK Kec.Manang, Meningkatkan penguliran dan Simpan Pinjam untuk Kelompok Perempuan (SPKP), membukan pikiran dari kelembagaan untuk mengembangkan jaringan yang berguna dilokasi masing-masing dan memberikan memahaman kepada masyarakat akan pentingnya pemanfaatan perkarangan, penghijauan dan kebersihan lingkungan.

Harapan agar masyarakat mengetahui kegaitan Dana Sosial UPK dalam mengelolah dana bergulir SPKP PNPM Mandiri perdesaan,

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama Kecamatan mantang, Dinas Pertanian kab.bintan, puskesman kecamatan mantang, desa se-kecamatan mantang dan Bank Syariah Mandiri Kantor Kas Kijang dengan perserta kegitan ini lansia, pra lansia dan masyarakat umum ujar ketua pelaksanaan dalam sambutannya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Bintan Drs. Khazalik mengatakan berkenaan dengan kegaitan PNPM Mandiri ini dapat dilaksanakan karena adanya laba atau ke untungan dari pada kegiatan pengelolahan dana PNPM yang sebesar 1 M.

Dana simpan pinjam untuk modal usaha dari PNPM ini di manfaatkan, kalau tidak ada tunggakan tapi tidak di manfaatkan ya wajar Karen tidak ada yang pinjam, tapi ini di pinjam dan dimanfaatkan tapi tidak ada tunggakan luar biasa.

Karena ada bebrapa tempat, saya shering dengan pengelolah PNPM masih ada keredit macetnya. Mudah- mudahan dari laporan camat mantang ini betul, ini luar biasa bagi PNPM mandiri dari pengelolahan di Kecamatan Mantang dan Kami berharap Kepada masyarakat semua

pergunakan dan maafkanlah secara maksimal dana yang di PNPM ini, inga memberikan manfaat yang besar bagi mayarakat dalam memajukan usaha masing – mansing.

Artinya perencanaan ibu/bapak meminjam dan mengelolah usaha ini cukup baik semoga ibu/bapak dapat mengembakan usahanya di masa – masa yang datang.

Hari ini dilaksanakan kegiatan senam lansia ada satu pesan yang harus kita simak bersama melalui kegiatan ini, kita semua sangat menghargai, menghormanti para orang tua. Karena orang tua adalah seorang yang berjasa kepada kita semuan baik berjasa sesama orang tua maupun berjasa kepada yang muda- muda dengan bimbingan, dengan rintisan yang diberikan sehingga kegaitan –kegiatan genarasi muda saat ini dapat dilaksanakan dengan sebaik- baiknya. Ujar Wakil Bupati Bintan Drs Khazalik.

Usai Sambutan Wakil Bupati Bintan Drs.Khazalik di laksanakan penyerahan Tong Sampah, Kain Sarung, Bibit Tanaman secara simbolis didepan halamnan kantor Camat Mantang serta dilanjutkan dengan senam sehat bersaman lansia, pra lansia dan pemerisaan, pengobatan gratis dan pencabutan Hadiah dorpres Khusu untuk lansia, pra lansia.

Wakil Bupati Bintan Menyerakan Kain Sarung  Kepada Lansia

Wakil Bupati : Wakil Bupati Bintan Menyerakan Kain Sarung Kepada Lansia

Sumber [ http://humas.bintankab.go.id ]

PNPM: Workshop Bahas Langkah-Langkah Strategis

LOGO PNPM MANDIRIEksistensi Program PNPM Mandiri selama ini telah menjangkau lapinsan masyarakat paling bawah, Program yang menyentuh kehidupan Riil Masyarakat itu pun telah berjalan sudah cukup lama. Untuk menjawab permasalahan dan realita dilapangan dan merumuskan langkah-langkah strategis Regional Magement Consultant I (RMC) mengadakan Regional Workshop PNPM Mandiri Perdesaan. Workshop tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan kebijakan program dan membahas langkah-langkah strategis dalam rangka pemenuhan kebijakan yang sudah ditetapkan. Bertempat di Hotel Virgo Batam Kepulauan Riau, Workshop ini diikuti oleh konsultan dari pusat dan 4 (empat) provinsi yang termasuk dalam region 1. Yaitu provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau. Workshop yang berlangsung dari tanggal 20-25 April 2013 tersebut dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (PMD) Kementerian Dalam Negeri, Tarmizi A. Karim. [ ART/IEC Kepri ]

IEC KEPRI-FOTO REGIONAL WORKSHOP RMC I--1

Kiri-Kanan : Direktur KPM Ditjen PMD (Bpk Kun Wildan), Dirjen PMD Kemdagri (Tarmizi A. Karim), Kepala BPMD Provinsi Kepulauan Riau (Bpk Buralimar) dan Direktur PT Innerindo Dinamika (Ibu Sri Rokhatiningsih)

IEC KEPRI-FOTO REGIONAL WORKSHOP RMC I--2

Laporan Pelaksanaan : Laporan Pelaksanaan Workshop Regional oleh Direktur Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat, Ditjen PMD, Bpk Kun Wildan

IEC KEPRI-FOTO REGIONAL WORKSHOP RMC I--3

Mendengarkan Penjelasan :Peserta Workshop Regional PNPM Mandiri Perdesaan antusias dalam mendengarkan penjelasan materi yang diberikan oleh Para Narasumber

IEC KEPRI-FOTO REGIONAL WORKSHOP RMC I--5

Fose Bersama : Foto bersama Dirjen PMD dengan Konsultan Provinsi Kepulauan Riau

IEC KEPRI-FOTO REGIONAL WORKSHOP RMC I--6

Memberikan Penjelasan :  Dirjen PMD Kemendagri, Tarmizi A. Karim memberikan Penjelasan terkait Masalah langkah-Langkah strategis PNPM Mandiri dalam rangka pemenuhan kebijakan yang sudah ditetapkan

Cara Kerja PNPM Mandiri Perdesaan

 Cara Kerja PPK/ PNPM-Perdesaan

LOGO PNPM MANDIRIPPK/PNPM-Perdesaan memiliki kesamaan tujuan, yakni meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui berbagai tahapan kegiatan dalam sebuah siklus kegiatan. Tahap-tahapan tersebut adalah:

  • Diseminasi Informasi dan Sosialisasi. Tahapan ini dilakukan dalam beberapa cara: lokakarya di berbagai level pemerintahan, hearing anggota legislatif di berbagai jenjang, dan forum-forum musyawarah masyarakat. Setiap desa dilengkapi Papan Informasi sebagai salah satu media (penyebaran) informasi. Membuka kerjasama dengan berbagai pihak (media massa, NGO, akademisi, anggota dewan).
  • Proses Perencanaan Partisipatif.Dilaksanakan mulai dari tingkat dusun, desa dan kecamatan. Masyarakat memilih Fasilitator Desa (FD) untuk mendampingi proses sosialisasi dan perencanaan. FD mengatur pertemuan kelompok, termasuk pertemuan khusus perempuan, untuk membahas kebutuhan dan prioritas usulan desa. Dengan difasilitasi FD, masyarakat desa bermusyawarah menentukan jenis kegiatan yang akan diusulkan mewakili desa. Program menyediakan tenaga konsultan sosial dan teknis di tingkat kecamatan dan kabupaten untuk membantu sosialisasi, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.
  • Seleksi Proyek di Tingkat Desa dan Kecamatan.Masyarakat melakukan musyawarah di tingkat desa dan antardesa (kecamatan) untuk memutuskan usulan prioritas dan layak didanai. Musyawarah terbuka bagi segenap anggota masyarakat untuk menghadiri dan memutuskan jenis kegiatan. Forum antardesa terdiri dari wakil-wakil dari desa. Pilihan proyek adalah open menu untuk semua investasi produktif, kecuali yang tercantum dalam daftar larangan.
  • Masyarakat Melaksanakan Proyek.Dalam forum musyawarah, masyarakat memilih anggotanya untuk menjadi Tim Pengelola Kegiatan (TPK) di desa-desa yang terdanai. Fasilitator Teknis program akan mendampingi TPK dalam mendisain prasarana, penganggaran kegiatan, verifikasi mutu dan supervisi. Para pekerja umumnya berasal dari desa penerima manfaat.
  • Akuntabilitas dan Laporan Perkembangan.Selama pelaksanaan kegiatan, TPK harus memberikan laporan perkembangan kegiatan dua kali dalam pertemuan terbuka di desa, yakni sebelum proyek mencairkan dana tahap berikutnya. Pada pertemuan akhir, TPK akan melakukan serah terima proyek kepada masyarakat, desa, dan Tim Pemelihara kegiatan.

Sumber [ http://www.pnpm-perdesaan.or.id ]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.